Selasa, 30 Agustus 2011

Inilah Puisiku

………….
Sebuah negri dengan pulau pulau besar
Dihiasi jutaan pulau kecil yang tersebar
Sungai sungai indah mengalir dengan teratur
Gunung gunung berapi berjajar teratur
Laut membentang indah nan eksotis
Pantai berpasir yang romantis
Danau danau sentuhan tangan Sang Khalik yang memesona
Hutan hutan heterogen sumber oksigen dunia
Hewan cantik nan unik berkembang biak
Berbagai varietas tanaman tumbuh subur dengan baik
Rempah rempah, sayuran, tambang, material alam melimpah
Semua tersedia bagai tumpahan beratus-ratus juta liter air dari dalam wadah
Ya! Itulah I-N-D-O-N-E-S-I-A

Negri di belahan dumia manapun pasti tergiur dengan kekayaan alam Indonesia. Allah sungguh pencipta Agung yang sempurna, Indonesia negri sempurna!


Selain alamnya yang membuat siapapun berdecak, Indonesia mempunyai keunikkan dari para“penghuni”-nya
Memiliki banyak suku
Dengan keunikkan budaya di masing-masing sukunya
Memiliki banyak bahasa daerah
Berbagai macam tarian daerah
Lagu daerah
Alat musik daerah
Senjata daerah
Makanan daerah
Perbedaan bukan masalah
karena
Jiwa jiwa yang ramah, baik hati, peduli dan cinta damai
Musyawarah menjadi pokok dalam permasalahan
Salam, Senyum, Sapa adalah kebiasaan
Serta selalu berfikir “alam adalah kawan”
Lagi-lagi sempurna! Alam dan penghuni yang sama-sama saling mendukung.
LALU..............
LIHAT SEKELILINGI MU !
Sesuai kah dengan deskripsi diatas?
TIDAK!
MENGAPA?
....................................................................................................
Semua berbalik 180 derajat
Kini negeri ini bak “INTAN DALAM LUMPUR”
Permata itu kini terbelenggu lumpur
Hitam, pekat, bau, jelek, kotor, MENJIJIKAN!
Jiwa jiwa nenek moyang tak lagi jadi kebiasaan
Lupa akan jasa mereka yang rela mati demi INDONESIA
Karena harta jabatan dan uang
Penguasa sewenang wenang
Hukum terjungkal tak jelas
Koruptor lalu lalang
Pencuri ayam tetangga dalam jeruji memelas
Slogan “BEBAS KORUPSI”
Berarti “SEMUA BOLEH KORUPSI!”
Orang kaya kelewat kaya
Orang miskin kelewat miskin
Musyawarah hilang
Rakyat angkat senjata memberantas perbedaan
Anak anak terlupakan
Hewan unik itu kini punah ditembak mati
Tanaman seakan malas tumbuh di negri ini
Semua kekayaan alam rusak dengan tangan jahil

Sang Khalik murka!
Murka akan semua yang tejadi di sini
Kebohongan, kelalaian, kesombongan dan semuanya
Hati-hati !
Gunung bisa muntah darah yang mengerikan
Angin bisa menari balet dengan kecepatan dahsyat
Laut bisa menjulurkan lidah airnya menyapu daratan
Lalu kita semua akan jadi mayat

Inilah puisiku