Selasa, 27 September 2011
Gambar yang Imajinatif
Adik kecil ku yang manis bernama Muti
merengek sambil menangis kepada ku untuk membantunya menggambar, awalnya aku menolak karena esok ada ulangan kimia dan akan di adakan post test pelajaran fisika, lagipula tugasnya hanya menggambar tidak ada tehnik yang harus ku ajari padanya, tetapi dia terus meronta menitikkan air matanya, kalau di sinetron mungkin adegan menangis adikku sudah di jadikan slow motion-nya , pada akhirnya aku iba juga melihatnya seperti itu, dan malam itu aku menemaninya menggambar . Dan taraaaa ini hasil nya ....
Hhehee .. bagaimana ? Persis gambar anak SD kan ? Ya memang ini gambar anak SD ..Ingat aku hanya menemani, adikku yang berimajinasi,,, Lucu ya imajinasinya. Lihat!! di awan tergantung pita besar bertuliskan “SELAMAT LEBARAN MOHON MAAF LAHIR BATIN” yang bikin bingung pitanya entah menggantung dimana hhaa..
kerennya imajinasi adikku yang paling manis ini. Gambarnya sungguh imajinatif
Setelah selesai aku baru belajar untuk ulangan dan post test, tapi baru selesai belajar untuk post test aku sudah menguap, akhirnya ku tutup, dan melangkah menuju kamar mandi untuk gosok gigi lalu bergegas tidur. Saat kembali dari kamar mandi aku penasaran dengan buku gambar adikku yang bersampul hijau itu. Di benakku “Apa ya gambar Muti yang lain?” Ehh ada dua gambar lain taraaa...
pemandangan gunung
Dan ini motif batik ,
Jadi, pada intinya walau tidak bagus aku tetap terkekeh karena kepolosannya dan imajinasinya. Gambar adikku sungguh imajinatif dan mengajarkan untuk selalu jujur dan PeDe untuk menjadi diri sendiri Oh iya pelajaran yang lain adalah“Berimajinasilah ! Imajinasi adalah bahan pokok untuk bermimpi dan bukankah HIDUP ITU DI MULAI DARI MIMPI ?”
Minggu, 18 September 2011
WE ARE THE THE HERO OF “SHINee”
Shawol “SHINee World” itu memang dunia milik kita semua, milik kita yang cinta kepada 5 (lima) orang lelaki yang selalu tampil atraktif dan menawan. Onew, Jonghyun, Key, Minho dan Taemin. Dunia ini selalu di penuhi silau sinar mereka, tapi kita Shawol takkan pernah merasa jenuh akan sinarnya karena kita bak baterai yang menjadi energi mereka untuk terus bersinar dan berkarya.
Masih jelas betul dalam benak, kisah 2 tahun lalu, kisah yang membuat aku tahu tentang SHINee, tepat saat aku baru masuk SMA, teman baru ku heboh memperlihatkan MV “Ring Ding Dong”. Awalnya aku bergidik ngeri melihat para lelaki bergoyang lihai di sebuah latar gelap yang becek, tetapi kemudian dia (teman baru ku red) memperlihatkan lagi MV “JULIET” “AMIGO” dan “REPLAY” dan yapp aku mulai tertarik. Setiap hari tanpa sadar “A rock a rock , fantastic , elastic ,ring ding dong ring ding dong ... replay replay .. , amigo! ooo juliet oo...” selalu keluar nyaring dari mulut ku.
Setiap hari saat ngobrol, saat mandi bahkan setiap mau tidur aku sering memperagakan gerakan naik turun naik turun ala video clip “Ring Ding Dong”. Melihat hal itu mama sering bilang “di giding di giding...” hahahaha ada ada saja yaya sejak saat itu aku resmi menjadi penggemar SHINee, menjadi seorang Shawol, menjadi bagian dari material material kecil penyusun baterai, pemberi energi positif bagi SHINee. Aku, aku kini terjebak di dalamnya di dalam SHAWOL dan tak ingin beralih menatap dunia lain.
Kesan pertama saat aku menjadi bagian dari Shawol adalah SEMANGAT. Semangat belajar yang berapi-api agar suatu hari nanti bisa mendapatkan beasiswa S2 di Korea Selatan (Aminnnnn) dan bertemu mereka. Hidup ku terasa lebih energik, setiap Minggu pagi tak usah lagi aku meniru mama berlenggang poco-poco atau ikut papa keliling kompleks, cukup lihat semua MV SHINee dan aku ikut menari, alhasil semua sendi-sendi terasa empuk sekali, badan sehat dan hati senang. SHINee pun mengajarkan ku arti sebuah kerja keras, dan kebersamaan. Mereka yang 5 kepala bisa menjadi satu dalam satu atap SHINee yang masih tetap bertahan sampai saat ini demi kita semua para Shawol di seluruh belahan dunia.
Bergabung bersama page Taemin For TAEMINTSindo, membuat aku tahu lebih banyak tentang SHINee. Disini banyak orang orang baik yang selalu menjawab semua tanda tanya yang ada dalam otakku. Wah.. semua menyenangkan!! .Melihat kebersamaan para admin yang sangat baik dengan para member TFTI aku semakin nyaman dan merasa di terima di dunia gemerlap penuh bintang ini.
Kini biarlah semua berjalan apa adanya, kita tetap menjadi pasukan yang kuat berdiri di belakang untuk memberi energi penuh kepada para petarung sejati dunia hiburan , kepada mereka para member “SHINee” yang kan terus berjuang menghibur kita semua “SHAWOL” sejagad. Karena SHINee adalah hero bagi para Shawol dan Shawol adalah hero bagi SHINee.
Masih jelas betul dalam benak, kisah 2 tahun lalu, kisah yang membuat aku tahu tentang SHINee, tepat saat aku baru masuk SMA, teman baru ku heboh memperlihatkan MV “Ring Ding Dong”. Awalnya aku bergidik ngeri melihat para lelaki bergoyang lihai di sebuah latar gelap yang becek, tetapi kemudian dia (teman baru ku red) memperlihatkan lagi MV “JULIET” “AMIGO” dan “REPLAY” dan yapp aku mulai tertarik. Setiap hari tanpa sadar “A rock a rock , fantastic , elastic ,ring ding dong ring ding dong ... replay replay .. , amigo! ooo juliet oo...” selalu keluar nyaring dari mulut ku.
Setiap hari saat ngobrol, saat mandi bahkan setiap mau tidur aku sering memperagakan gerakan naik turun naik turun ala video clip “Ring Ding Dong”. Melihat hal itu mama sering bilang “di giding di giding...” hahahaha ada ada saja yaya sejak saat itu aku resmi menjadi penggemar SHINee, menjadi seorang Shawol, menjadi bagian dari material material kecil penyusun baterai, pemberi energi positif bagi SHINee. Aku, aku kini terjebak di dalamnya di dalam SHAWOL dan tak ingin beralih menatap dunia lain.
Kesan pertama saat aku menjadi bagian dari Shawol adalah SEMANGAT. Semangat belajar yang berapi-api agar suatu hari nanti bisa mendapatkan beasiswa S2 di Korea Selatan (Aminnnnn) dan bertemu mereka. Hidup ku terasa lebih energik, setiap Minggu pagi tak usah lagi aku meniru mama berlenggang poco-poco atau ikut papa keliling kompleks, cukup lihat semua MV SHINee dan aku ikut menari, alhasil semua sendi-sendi terasa empuk sekali, badan sehat dan hati senang. SHINee pun mengajarkan ku arti sebuah kerja keras, dan kebersamaan. Mereka yang 5 kepala bisa menjadi satu dalam satu atap SHINee yang masih tetap bertahan sampai saat ini demi kita semua para Shawol di seluruh belahan dunia.
Bergabung bersama page Taemin For TAEMINTSindo, membuat aku tahu lebih banyak tentang SHINee. Disini banyak orang orang baik yang selalu menjawab semua tanda tanya yang ada dalam otakku. Wah.. semua menyenangkan!! .Melihat kebersamaan para admin yang sangat baik dengan para member TFTI aku semakin nyaman dan merasa di terima di dunia gemerlap penuh bintang ini.
Kini biarlah semua berjalan apa adanya, kita tetap menjadi pasukan yang kuat berdiri di belakang untuk memberi energi penuh kepada para petarung sejati dunia hiburan , kepada mereka para member “SHINee” yang kan terus berjuang menghibur kita semua “SHAWOL” sejagad. Karena SHINee adalah hero bagi para Shawol dan Shawol adalah hero bagi SHINee.
Selasa, 30 Agustus 2011
Inilah Puisiku
………….
Sebuah negri dengan pulau pulau besar
Dihiasi jutaan pulau kecil yang tersebar
Sungai sungai indah mengalir dengan teratur
Gunung gunung berapi berjajar teratur
Laut membentang indah nan eksotis
Pantai berpasir yang romantis
Danau danau sentuhan tangan Sang Khalik yang memesona
Hutan hutan heterogen sumber oksigen dunia
Hewan cantik nan unik berkembang biak
Berbagai varietas tanaman tumbuh subur dengan baik
Rempah rempah, sayuran, tambang, material alam melimpah
Semua tersedia bagai tumpahan beratus-ratus juta liter air dari dalam wadah
Ya! Itulah I-N-D-O-N-E-S-I-A
Negri di belahan dumia manapun pasti tergiur dengan kekayaan alam Indonesia. Allah sungguh pencipta Agung yang sempurna, Indonesia negri sempurna!
Selain alamnya yang membuat siapapun berdecak, Indonesia mempunyai keunikkan dari para“penghuni”-nya
Memiliki banyak suku
Dengan keunikkan budaya di masing-masing sukunya
Memiliki banyak bahasa daerah
Berbagai macam tarian daerah
Lagu daerah
Alat musik daerah
Senjata daerah
Makanan daerah
Perbedaan bukan masalah
karena
Jiwa jiwa yang ramah, baik hati, peduli dan cinta damai
Musyawarah menjadi pokok dalam permasalahan
Salam, Senyum, Sapa adalah kebiasaan
Serta selalu berfikir “alam adalah kawan”
Lagi-lagi sempurna! Alam dan penghuni yang sama-sama saling mendukung.
LALU..............
LIHAT SEKELILINGI MU !
Sesuai kah dengan deskripsi diatas?
TIDAK!
MENGAPA?
....................................................................................................
Semua berbalik 180 derajat
Kini negeri ini bak “INTAN DALAM LUMPUR”
Permata itu kini terbelenggu lumpur
Hitam, pekat, bau, jelek, kotor, MENJIJIKAN!
Jiwa jiwa nenek moyang tak lagi jadi kebiasaan
Lupa akan jasa mereka yang rela mati demi INDONESIA
Karena harta jabatan dan uang
Penguasa sewenang wenang
Hukum terjungkal tak jelas
Koruptor lalu lalang
Pencuri ayam tetangga dalam jeruji memelas
Slogan “BEBAS KORUPSI”
Berarti “SEMUA BOLEH KORUPSI!”
Orang kaya kelewat kaya
Orang miskin kelewat miskin
Musyawarah hilang
Rakyat angkat senjata memberantas perbedaan
Anak anak terlupakan
Hewan unik itu kini punah ditembak mati
Tanaman seakan malas tumbuh di negri ini
Semua kekayaan alam rusak dengan tangan jahil
Sang Khalik murka!
Murka akan semua yang tejadi di sini
Kebohongan, kelalaian, kesombongan dan semuanya
Hati-hati !
Gunung bisa muntah darah yang mengerikan
Angin bisa menari balet dengan kecepatan dahsyat
Laut bisa menjulurkan lidah airnya menyapu daratan
Lalu kita semua akan jadi mayat
Inilah puisiku
Sebuah negri dengan pulau pulau besar
Dihiasi jutaan pulau kecil yang tersebar
Sungai sungai indah mengalir dengan teratur
Gunung gunung berapi berjajar teratur
Laut membentang indah nan eksotis
Pantai berpasir yang romantis
Danau danau sentuhan tangan Sang Khalik yang memesona
Hutan hutan heterogen sumber oksigen dunia
Hewan cantik nan unik berkembang biak
Berbagai varietas tanaman tumbuh subur dengan baik
Rempah rempah, sayuran, tambang, material alam melimpah
Semua tersedia bagai tumpahan beratus-ratus juta liter air dari dalam wadah
Ya! Itulah I-N-D-O-N-E-S-I-A
Negri di belahan dumia manapun pasti tergiur dengan kekayaan alam Indonesia. Allah sungguh pencipta Agung yang sempurna, Indonesia negri sempurna!
Selain alamnya yang membuat siapapun berdecak, Indonesia mempunyai keunikkan dari para“penghuni”-nya
Memiliki banyak suku
Dengan keunikkan budaya di masing-masing sukunya
Memiliki banyak bahasa daerah
Berbagai macam tarian daerah
Lagu daerah
Alat musik daerah
Senjata daerah
Makanan daerah
Perbedaan bukan masalah
karena
Jiwa jiwa yang ramah, baik hati, peduli dan cinta damai
Musyawarah menjadi pokok dalam permasalahan
Salam, Senyum, Sapa adalah kebiasaan
Serta selalu berfikir “alam adalah kawan”
Lagi-lagi sempurna! Alam dan penghuni yang sama-sama saling mendukung.
LALU..............
LIHAT SEKELILINGI MU !
Sesuai kah dengan deskripsi diatas?
TIDAK!
MENGAPA?
....................................................................................................
Semua berbalik 180 derajat
Kini negeri ini bak “INTAN DALAM LUMPUR”
Permata itu kini terbelenggu lumpur
Hitam, pekat, bau, jelek, kotor, MENJIJIKAN!
Jiwa jiwa nenek moyang tak lagi jadi kebiasaan
Lupa akan jasa mereka yang rela mati demi INDONESIA
Karena harta jabatan dan uang
Penguasa sewenang wenang
Hukum terjungkal tak jelas
Koruptor lalu lalang
Pencuri ayam tetangga dalam jeruji memelas
Slogan “BEBAS KORUPSI”
Berarti “SEMUA BOLEH KORUPSI!”
Orang kaya kelewat kaya
Orang miskin kelewat miskin
Musyawarah hilang
Rakyat angkat senjata memberantas perbedaan
Anak anak terlupakan
Hewan unik itu kini punah ditembak mati
Tanaman seakan malas tumbuh di negri ini
Semua kekayaan alam rusak dengan tangan jahil
Sang Khalik murka!
Murka akan semua yang tejadi di sini
Kebohongan, kelalaian, kesombongan dan semuanya
Hati-hati !
Gunung bisa muntah darah yang mengerikan
Angin bisa menari balet dengan kecepatan dahsyat
Laut bisa menjulurkan lidah airnya menyapu daratan
Lalu kita semua akan jadi mayat
Inilah puisiku
Rabu, 27 Juli 2011
Nilai menghargai dan dihargai
_____ fighting!_______
Seorang manusia hanya mau “DIHARGAI” tanpa mau bersusah payah “MENGHARGAI” orang lain.Bukan kah seorang guru besar mengatakan bahwa
“HARGAI ORANG LAIN dulu JIKA engkau MAU DIHARGAI”
DIHARGAI hanyalah hadiah karena kita mau MENGHARGAI orang lain.Untuk itu MENGHARGAI lebih tinggi nilainya dibanding DIHARGAI .
Ini adalah sepenggal cerita tentang pentingnya MENGHARGAI orang lain.
MENGHARGAI
Hari itu hari libur hari dimana semua pelajar diam di rumah untuk beistirahat atau untuk mengerjakan tugas mingguannya seperti mencuci sepatu yang sudah kotor karena tanah, mencuci baju seragam yang sudah seminggu menggantung di balik pintu atau mencuci kaos kaki yang warna dan baunya sudah tak bisa dibedakan dengan sampah.Wuekssc….!!!!
Tapi tidak bagi Bintang seorang siswi sekolah menengah atas yang harus mengerjakan tugas kelompok bersama teman-temannya hari minggu ini.Karena tak mau cape Bintang menawarkan rumahnya sebagai tempat belajar. Awalnya Bintang sangat antuasias mengajak teman-temannya untuk belajar di rumahnya,tetapi ketika hari minggu pagi melihat orang tuanya tak bersemangat menyambut kedatangan teman-temanya Bintang berubah pikiran, “yang seadanya saja ya nak ?” sahut ibunya. Mendengar itu ingin rasanya Bintang menelepon teman-temannya dan bilang bahwa hari ini ia tak bisa menjadikan rumahnya sebagai tempat untuk belajar,tapi kemudian Bintang berpikir lagi tak mungkin ia melakukan itu semua, kasihan mungkin diantara mereka sudah ada yang dalam perjalanan menuju rumah Bintang.
Bintang berasal dari keluarga sederhana,ia bersekolah di sekolah yang bisa dibilang sekolah elite, ayah ibunya hanyalah seorang Pegawai Negri Sipil yang gajinya tak seberapa dibanding orang tua dari teman-temannya.
Bintang berpikir keras dan akhirnya hanya menemukan kepasrahan,Ia memang harus menerima teman-temannya hari ini dalam keadaan seadanya.Tiba-tiba dari luar tampak beberapa orang temannya sudah memanggil namanya berulang kali.Berusaha melupakan masalah yang tadi Bintang mempersilahkan mereka masuk.Ke tiga teman yang baru datang ini adalah anak-anak yang sangat baik mereka tak pernah melihat teman dari pangkat golongan atau pekerjaan orang tua,,mereka selalu baik pada Bintang.Tak lama kemudian muncul teman-teman Bintang yang lain yang tampaknya agak kesal karena menempuh perjalanan yang cukup jauh untuk mencapai rumah Bintang yang terletak di pelosok pedesaan kecil di tengah-tengah sebuah kota besar di Negara Indonesia ini.Bintang persilahkan mereka masuk ikut bergabung dengan teman-teman bintang sebelumnya yang sudah datang terlebih dahulu.
Mereka saling bercuap-cuap bergembira ria bersama sementara Bintang di dapur sibuk berdiskusi dengan orang tua nya tentang menu yang akan mereka sajikan pada teman-teman Bintang hari ini.Akhirnya dengan sisa uang sekolah kemarin Bintang meminta tolong adiknya untuk pergi ke warung membeli beberapa snack makanan ringan,
Lalu Bintang dan teman-temannya nampak sibuk mengerjakan tugas nya dalam sebuah kamar kecil.Dalam kamar itu kira-kira 10 orang masuk dan berdiskusi bersama.Bintang menyelidiki semua teman-temannya tampaknya tak ada yang risih dengan tempat yang sempit ini.Keadaan ini membuat Bintang agak tenang.
Jam makan siang pun berbunyi perut kekeruwukan telah memanggil meminta untuk diisi.Tanpa berdiskusi terlebih dahulu dengan orang tuanya tiba-tiba di ruang keluarga.Tampak lauk-lauk yang cukup enak bagi Bintang (karena tiap harinya ia hanya makan tempe ,tahu atau nasi goreng) ada telur,kangkung pedas dan ikan goreng yang kering.Tapi tidak bagi beberapa teman Bintang.Lauk ini lebih sederhana dan sangat terkesan seadanya.Melihatnya Bintang pilu.Ia tak selera makan,tapi kemudian terhibur melihat ada beberapa diantara mereka yang bersemangat mengahargai masakan ibunya tersebut.
Bintang menyadari ia hanyalah “ORANG KECIL” diantara teman-teman nya yang lain yang “BESAR”. Orang besar yang sulit menghargai orang lain,Bintang sadar meringkuk meratapi nasib adalah sesuatu hal konyol yang bodoh.Ia tak mungkin tega bilang kepada ibunya bahwa sebagian dai teman-temannya tak suka terhadap lauk yang disajikan Ibu.Sungguh tak tega Bintang mengiris hati ibunya seperti itu.Bintang tahu bahwa cukup dirinya lah yang sakit menghadapi sikap teman-temannya yang BESAR ..
Terselip rasa kesal dalam hatinya tetapi ia tahu dendam bukan lah jalan terbaik.Pelajaran terbaik yang dapat ia ambil dari kejadian ini adalah “TIDAK MENGHARGAI ORANG LAIN DAPAT MEMBUAT SAKIT HATI,DAN DENDAM YANG HANYA AKAN MEMELIHARA MUSUH”
SEKIAN
Seorang manusia hanya mau “DIHARGAI” tanpa mau bersusah payah “MENGHARGAI” orang lain.Bukan kah seorang guru besar mengatakan bahwa
“HARGAI ORANG LAIN dulu JIKA engkau MAU DIHARGAI”
DIHARGAI hanyalah hadiah karena kita mau MENGHARGAI orang lain.Untuk itu MENGHARGAI lebih tinggi nilainya dibanding DIHARGAI .
Ini adalah sepenggal cerita tentang pentingnya MENGHARGAI orang lain.
MENGHARGAI
Hari itu hari libur hari dimana semua pelajar diam di rumah untuk beistirahat atau untuk mengerjakan tugas mingguannya seperti mencuci sepatu yang sudah kotor karena tanah, mencuci baju seragam yang sudah seminggu menggantung di balik pintu atau mencuci kaos kaki yang warna dan baunya sudah tak bisa dibedakan dengan sampah.Wuekssc….!!!!
Tapi tidak bagi Bintang seorang siswi sekolah menengah atas yang harus mengerjakan tugas kelompok bersama teman-temannya hari minggu ini.Karena tak mau cape Bintang menawarkan rumahnya sebagai tempat belajar. Awalnya Bintang sangat antuasias mengajak teman-temannya untuk belajar di rumahnya,tetapi ketika hari minggu pagi melihat orang tuanya tak bersemangat menyambut kedatangan teman-temanya Bintang berubah pikiran, “yang seadanya saja ya nak ?” sahut ibunya. Mendengar itu ingin rasanya Bintang menelepon teman-temannya dan bilang bahwa hari ini ia tak bisa menjadikan rumahnya sebagai tempat untuk belajar,tapi kemudian Bintang berpikir lagi tak mungkin ia melakukan itu semua, kasihan mungkin diantara mereka sudah ada yang dalam perjalanan menuju rumah Bintang.
Bintang berasal dari keluarga sederhana,ia bersekolah di sekolah yang bisa dibilang sekolah elite, ayah ibunya hanyalah seorang Pegawai Negri Sipil yang gajinya tak seberapa dibanding orang tua dari teman-temannya.
Bintang berpikir keras dan akhirnya hanya menemukan kepasrahan,Ia memang harus menerima teman-temannya hari ini dalam keadaan seadanya.Tiba-tiba dari luar tampak beberapa orang temannya sudah memanggil namanya berulang kali.Berusaha melupakan masalah yang tadi Bintang mempersilahkan mereka masuk.Ke tiga teman yang baru datang ini adalah anak-anak yang sangat baik mereka tak pernah melihat teman dari pangkat golongan atau pekerjaan orang tua,,mereka selalu baik pada Bintang.Tak lama kemudian muncul teman-teman Bintang yang lain yang tampaknya agak kesal karena menempuh perjalanan yang cukup jauh untuk mencapai rumah Bintang yang terletak di pelosok pedesaan kecil di tengah-tengah sebuah kota besar di Negara Indonesia ini.Bintang persilahkan mereka masuk ikut bergabung dengan teman-teman bintang sebelumnya yang sudah datang terlebih dahulu.
Mereka saling bercuap-cuap bergembira ria bersama sementara Bintang di dapur sibuk berdiskusi dengan orang tua nya tentang menu yang akan mereka sajikan pada teman-teman Bintang hari ini.Akhirnya dengan sisa uang sekolah kemarin Bintang meminta tolong adiknya untuk pergi ke warung membeli beberapa snack makanan ringan,
Lalu Bintang dan teman-temannya nampak sibuk mengerjakan tugas nya dalam sebuah kamar kecil.Dalam kamar itu kira-kira 10 orang masuk dan berdiskusi bersama.Bintang menyelidiki semua teman-temannya tampaknya tak ada yang risih dengan tempat yang sempit ini.Keadaan ini membuat Bintang agak tenang.
Jam makan siang pun berbunyi perut kekeruwukan telah memanggil meminta untuk diisi.Tanpa berdiskusi terlebih dahulu dengan orang tuanya tiba-tiba di ruang keluarga.Tampak lauk-lauk yang cukup enak bagi Bintang (karena tiap harinya ia hanya makan tempe ,tahu atau nasi goreng) ada telur,kangkung pedas dan ikan goreng yang kering.Tapi tidak bagi beberapa teman Bintang.Lauk ini lebih sederhana dan sangat terkesan seadanya.Melihatnya Bintang pilu.Ia tak selera makan,tapi kemudian terhibur melihat ada beberapa diantara mereka yang bersemangat mengahargai masakan ibunya tersebut.
Bintang menyadari ia hanyalah “ORANG KECIL” diantara teman-teman nya yang lain yang “BESAR”. Orang besar yang sulit menghargai orang lain,Bintang sadar meringkuk meratapi nasib adalah sesuatu hal konyol yang bodoh.Ia tak mungkin tega bilang kepada ibunya bahwa sebagian dai teman-temannya tak suka terhadap lauk yang disajikan Ibu.Sungguh tak tega Bintang mengiris hati ibunya seperti itu.Bintang tahu bahwa cukup dirinya lah yang sakit menghadapi sikap teman-temannya yang BESAR ..
Terselip rasa kesal dalam hatinya tetapi ia tahu dendam bukan lah jalan terbaik.Pelajaran terbaik yang dapat ia ambil dari kejadian ini adalah “TIDAK MENGHARGAI ORANG LAIN DAPAT MEMBUAT SAKIT HATI,DAN DENDAM YANG HANYA AKAN MEMELIHARA MUSUH”
SEKIAN
Minggu, 27 Februari 2011
Gayung :)
Oh there ! look they are my best friend..
OMG the gray time is very amazing ! that only once not twice even three times !
Langganan:
Postingan (Atom)



